PERKUATLAH DINDING KOLAM KALBUMU II
29 May 2008
"The Secret Garden"-nya MR Bawa Muhaiyaddin. terjemahan dari bapaknya Nurul
<< sebelumnya
Apabila engkau tetap bersabar, maka ketika kemudian engkau meninjaunya kembali, akan engkau lihat segala sesuatu yang akan membunuhmu terbaring tewas di sekitarmu. Akan engkau lihat bangkai-bangkai anjing, harimau, singa dan beruang yang semula datang untuk membunuhmu. Akan engkau lihat pula berbagai macam makhluk kegelapan yang berbahaya yang datang untuk menggagalkan kelahiranmu ke tingkatan yang lebih-tinggi.
Jika engkau menyimpang ke arah yang mana saja dari mereka ini, mereka akan menghancurkanmu. Itulah sebabnya, engkau harus memiliki keyakinan kepada Tuhan dan kepada Mursyidmu. Itulah sebabnya mengapa engkau harus menyerahkan pertanggung-jawaban itu kepada Mursyidmu. Ia membuatmu membangun kolam itu untuk melindungi hidupmu, jiwamu, tugas-tugasmu, dan tindakan-tindakanmu, untuk mencegah agar mereka itu tidak hancur berantakan. Kebijaksanaan itu haruslah menghantam tanah dan batu agar mereka itu menjadi padat. Dan sementara kebijaksanaan itu tengah menghantammu, setiap bagian dari dirimu haruslah tegar dalam shabar, syukur, tawakal dan tahmid. Ketika engkau dalam kesakitan berpalinglah kepada keyakinan, kepastian dan determinasi. Barulah kemudian engkau memiliki kekuatan untuk menerima hantaman tersebut.
Seandainya saja, engkau malahan mengeluh, “Alangkah sakitnya!” dan melarikan diri dari kekayaan kolam itu, dari kekayaan saling tolong-menolong sesamamu, maka sang Mursyid akan memberitahukan kepadamu, “Jika engkau memiliki kebijaksanaan, engkau akan kembali. Akan tetapi jika kejahilan bertahan pada dirimu, maka engkau akan pergi dan tidak akan pernah kembali.”
Inilah yang akan dikatakan sang Mursyid kepadamu. Jika engkau bertahan dengan kukuh, engkau akan berada di dalam sang Mursyid, Dia akan berada di dalam dirimu, dan Tuhan akan berada di dalam dirimu berdua. Kolammu akan dipenuhi madu keagungan dan susu gnanam yang dapat memberi makan semua kehidupan, menghilangkan dahaga mereka, dan memuaskan kelaparan dari jiwa mereka, hidup mereka, perut mereka, karma mereka, dan ilusi mereka. Engkau akan mengetahui bagaimana caranya mengusir semua yang buruk-buruk, dan hanya mengambil hanya yang baik-baik saja. Engkau akan menjadi seseorang yang Tuhan pelihara, tinggal di dalam Kerajaan-Nya dengan sifat-sifat-Nya. Dalam alam jiwa, dalam alam ini, dan dalam kerajaan Tuhan, engkau akan menjadi yang Dia pelihara, hidup bersama dengan khazanah-Nya. Untuk keperluan inilah, anakku yang kucintai, sang Mursyid akan membentuk kolam kebijaksanaan-yang-dibangunkan, kolam gnaman, di dalam kalbumu.
Segala sesuatu yang menyerang dan mencoba meremukkan hatimu akan dihancurkan oleh panah tajam kebijaksanaan sang Mursyid. Agar panah itu dapat dapat menghancurkan mereka yang datang menyerangmu, haruslah panah itu memasuki hatimu. Seakan-akan tampaknya panah itu menembus hatimu, akan tetapi sesungguhnya yang dibunuhnya adalah sifat-sifat buruk tersebut. Panah itu tidak akan membunuhmu. Boleh-jadi panah itu akan mengusapmu ketika ia melesat-lewat; tetapi ia hanya akan membunuh musuhmu dan musuh Tuhan.
Janganlah sampai terlintas dalam pikiranmu bahwa terdapat permusuhan antara dirimu dan ayahandamu. Ayahandamu itu hanya menyerang kejahatan yang memisahkanmu dengan Tuhan. Dia berupaya untuk menyelamatkan kesatuan itu. Cucu-cucuku yang tersayang, renungkanlah hal ini dan bangunlah sebuah kolam kebijaksanaan sehingga semua orang dapat minum dari keagungannya, menghilangkan dahaga mereka, dan mencuci bersih debu kotoran mereka. Semua yang melakukan ini akan mendapatkan khazanah kekayaan Tuhan yang memberikan ketenteraman kepada jiwa.
Cucu-cucuku tersayang, semoga Tuhan menolongmu memperkuat dinding-dinding kolam kalbumu. Amin.




alhamdulillah….. tulisan diatas semakin menambah penjelasan & pemahaman sy bkenaan dgn peranan ‘Mursyid’ kita tercinta…… trim’s yaa mass…..
Comment by iqbal — 31 May 2008 @ 9:32 am