Seorang pejalan adalah
04 September 2007

yang mentaati perintah Allah dan Rasulnya
dan belajar mencontoh pribadi sang amanah
yang selalu membersihkan rumahnya
dari berhala zaman sekarang
yang belajar mempersiapkan kematiannya
dan keluar dari kampung halamannya
yang meletakan kitab didada bukan di kepalanya
sehingga Tuhan Al Haq berkenan disembah
yang mengerjakan apa yang turun kedalam Qolbnya
tanpa banyak pertanyaan apalagi berkeluh kesah
dan ia akan tersenyum saat itu
karena Tuhan …
telah berkenan …
menurunkan Amr ..




Sempurna. Ajarin dong cara bikin puisi yang bisa menyentuh….
Comment by eddy — 06 February 2008 @ 4:24 pm
waaahhh..:)
Comment by meira — 17 February 2008 @ 11:04 am
“yang meletakan kitab didada bukan di kepalanya
sehingga Tuhan Al Haq berkenan disembah”…
Suka dengan bagian yang ini…
Tuhan selalu ada di Qalbu…bukan sekedar ada dlm ingatan dan pikiran yang melayang dan tertuju pada Tuhan, namun jika hati tidak dipenuhi cinta & kerinduan kepada-Nya…semua terasa hambar…
Comment by dejavu — 14 March 2008 @ 8:05 pm