Memelihara Bumi Diri
11 July 2006
Menarik cerita dari Superman Returns.
Saat Lex Luthor mencoba membuat suatu daratan yang materialnya sesungguhnya bukan dari kandungan "Bumi" melainkan berasal dari Planet Krypton. [ada 5 unsur bentukan Jasad kita "Air, Api, Tanah, Udara dan Ether]. Juga perjuangan Superman ketika menghancurkan dan mengangkat material tsb ke luar "Bumi".
Bagaimana kerusakan yang terjadi saat reaksi yang ditimbulkan ketika "Bumi kita" mengalami hal spt itu. bukan saja kelihatan mengerikan kemunculan material yang memang bukan asalnya dari jasad kita. Seperti apa kehancuran yang akan dialami oleh Jiwa ..? yang saya sendiri juga tidak tahu…..
Begitu pentingnya kekuatan 5 unsur "bumi kita", Tidak salah jika Seorang Pejalan menceritakan kepada saya bagaimana pentingnya berolah raga, dan Beliau masih bermain bulutangkis saat usia 50 thn. Bagaimana para muda Bangsa ini …? Apakah kita masih malas memlihara diri kita untuk berolah raga atau masih mencari jalan yg paling mudah….??
Sebenarnya yang akan bercocok tanam di "bumi kita" kan bukanlah para "pengajar atau petani". mereka hanya menunjuki Jalannya saja, diri kita sendirilah yang memang berusaha berjuang… koq malah mencari penjual pohon di pinggir jalan dan yang lebih naif lagi ingin agar pohonnya cepat berbuah..?? dan lebih kacau lagi jika buahnya dinikmati sendiri.nauzubillah minzalik. [BTW apa bisa ya membeli pohon, mungkin syaratnya gampang, daftar dan isi formulir bayar biaya kursus atau paket yang ditawarkan "Bagaimana memanjat pohon toge"].
Ada baiknya jika kita mencoba mengambil pelajaran dari para "Petani-Petani" yang sukses. Juga jangan sampai di lupakan untuk selalu mengikuti aturan-aturan syariat dariNya."Bagaimana menanam bibit diri" dan perangkat apa saja yg di butuhkan untuk bercocok tanam ini.
Jika "Bumi kita Makmur" tentu saja unsur-unsur material yang memang bukan berasal dari "sejatinya" tidak akan tumbuh dan hancur dengan sendirinya. Pohon Taqwa akan tumbuh ke langit dan akan berbuah sesuai dengan "amr" nya, sehingga bisa di nikmati oleh para pejalan yang singgah untuk melepaskan dahaganya. Namun yg lebih penting lagi, ketika Jiwa kita yg telah sadar, maka ia mampu melindungi "buminya" dari ketidaktahuan sang jasad dari unsur-unsur yang merusaknya, baik dari dalam atau luar "sang kuda".
Dalam film ini saya menganalogikan CK sbg jasad dan Superman sbg Jiwa.
Jadi Selamat Berjihad dan Memegang Amanah..
Semoga kita di tunjuki dan dimudahkan sebagai apa sebenarnya fungsi kita hidup persaat ini..
wallahu a’lam bish-shawab..




bener-bener dihayati bener film na, sampe hafal adegan film na. Tapi bagus koq tulisan na ^_^
“Bagaimana memanjat pohon toge”…. nah, pertanyaan ini perlu jadi bahan perenunngan atau PR yaaa???
Comment by Iko — 11 July 2006 @ 5:20 pm
Menurutmu Gimana Ko… ?
Katanya kamu manusia yang easy going ….
Comment by Rudi — 11 July 2006 @ 5:51 pm
Menurut Iko mah,… secara nalar. Mana bisa pohon touge dipanjat… hehehe. simple yaaa jawabannya.
Tp kalo dijadikan bahan renungan,… mungkin pohon touge itu bisa diibarat sbg apa…. lalu kita mencoba utk memahami maksudnya sprt apa
Comment by Iko — 12 July 2006 @ 8:59 am
yah bebas-bebas saja lah, setiap orang mampu mengartikan sesuatu kan dengan kadar pengetahuan yang telah sampai ke “dirinya” Manusia yang utama adalah yang mencari kemanapun, dimanapun dan kepada siapa pun, tanpa terjebak oleh “Label”
Semoga kita di tambahkan pengetahuan yang “Haq” dari Nya
Comment by Rudi — 13 July 2006 @ 9:41 pm
Setiap org punya pandangan yg berbeda akan hal ini. Beda org, beda jg pendapatnya….
Kalo mau ditambah pengetahuannya,..kita jg mesti mau belajar utk tahu akan sesuatu,…
amin yaa raballaamin…
Comment by Iko — 14 July 2006 @ 8:46 am