Saat Bumimu Lepas

04 July 2006

kopipahit @ 6:38 am | Puisi |

Dunia adalah bekalmu sahabatku
Banyak cara ketika tugasmu selesai disini
apakah dirimu amanah atau khianat
jangan kau salahkan kudamu yang bodoh
tinggal bagaimana dulu engkau menjalaninya
dengan suka cita atau terpakasa

engkau akan melanjutkan perjalananmu
karena bekalmu kurang saat dirimu bersama tungganganmu
akan kau dapati sedikit pertolongan
dengan ditemani sedikit sahabat atau banyak sahabat
dengan tipe yang sejati atau tipe khianat

atau malah menjadi jiwa yang terperangkap
menunggu keputusan tanpa tahu kapan disidang
ditemani jeritan, triakan, erangan, rintihan di kegelapan

engkau akan melewati 1 diantara sekian trilyunan jalan
Jalan kemudahan, kepayahan, buntu, keputus asaan
Jalan mendaki, menurun, kekiri, kekanan, keatas, kebawah
Jalan kegelapan, cahaya, kebutaan, kelumpuhan
Jalan wewangian, bunga2an, kebusukan, bangkai 

lalu kau temui lagi 1 diantara sekian trilyunan pintu
pintu pintu yang terbuka, tertutup
dan masing-masing pintu ada penjaganya
yang akan tersenyum atau menyeringai
dengan penyambutan atau dengan seretan
pintu amal adalah pertolongan cinta
pintu kefakiran adalah Rasa cinta
pintu harga diri adalah label cinta
pintu kebencian adalah muka cinta
pintu ketamakan adalah dunia cinta
pintu kekafiran adalah kebodohan cinta
pintu kedengkian adalah kekotoran cinta
pintu kemunafikan adalah Kepalsuan cinta
pintu Kesombongan adalah Kematian Cinta

namun saat kau sudah diCintai
tak ada jalan…
tak ada sahabat…
tak ada pintu…
tak ada penjaga…
dan tak ada dirimu…

Comments »

yang pengen dapet kopi.... tulis di sini :D