Amanah yg harus di jalankan
10 June 2006
Alhamdulillah..
Akhirnya saya di beri kesempatan oleh Allah SWT untuk melaksanakan tugas "INI", setelah beberapa tahun pekerjaan itu berkecamuk di pikiran saya, dikarenakan kebanyakan gengsi, tidak perduli dengan kesusahan orang lain, terburu-buru karena ada yang lebih penting dan juga seribu alasan yang saya buat-buat untuk menghindari tugas ini.
Setelah selesai sholat jum’at seperti biasa saya istirahat dulu di masjid beberapa menit, karena terlalu malas untuk berdesak-desakan keluar dari pintu masjid yang tidak begitu lebar. Setelah sepi barulah saya turun dari lantai 2 masjid dan melihat-lihat dulu para pedagang yang biasa berjualan di halaman masjid, dan tidak ada yg menarik perhatian saya untuk membeli sesuatu saat itu.
Lalu seorang nenek (fakir yang tidak pernah menadahkan tangannya utk meminta sesuatu) seperti biasanya dia mengumpulkan koran-koran bekas di halaman masjid yg berserekan. Biasalah kebanyakan para karyawan begitu malas untuk merapikan koran yang di pakai untuk alas sholat tadi, mungkin karena buru-buru untuk makan atau menyelesaikan tugas kantor yang makin menumpuk..( ini cuma pendapat pribadi lho… padahal saya sendiri jg begitu). Tak biasanya nenek ini menghampiri tempat saya berdiri, biasanya saya yang menghampiri dia untuk memberi sedekah alakadarnya, mungkin Allah menegur saya yang hampir 2 bulan lebih tidak sholat di masjid tersebut dan berjumpa dengannya. Setelah memberikan uang seperti biasanya dan seperti biasanya juga ia mendoakan setiap orang yang memberinya sedekah.
Saya bergegas keluar menuju kantor karena saat itu telah pukul 13:00, jalan dalam keadaan padat, ada sebuah mobil sedan yang saat itu mau keluar dari halaman masjid, dan entah kenapa saat itu petugas parkir tidak berada ditempat, mungkin lagi sibuk menghitung uang parkirnya atau lagi makan karena saat itu memang suasana msjid telah sepi.
yahh.. tanpa pikir panjang dengan berlagak sebagai seorang petugas parkir yang tidak profesional… saya mencoba menghentikan laju kendaraan yg lewat.. ternyata enak juga ya bisa mengacungkan tangan dan membuat kendaraan-kendaraan2 yang lewat dapat di hentikan. pokoknya gaya lah saya saat itu he..he… akhirnya mobil sedan tersebut dapat juga keluar dari halaman masjid setelah sekian lama menunggu petugas parkir masjid yg tidak kunjung datang.
Memang butuh waktu yang tepat untuk melaksanakan pekerjaan yang tertunda itu… ketika perangkat tersebut telah di berikan oleh-Nya, maka peristiwa yg berkenaan dengan tugas kita akan datang bertamu dengan senyum yang manis. Terasa lapang dada saya setelah sekian lama menunda pekerjaan ini..
Terima Kasih ya Allah…
————————– Fri Apr 21, 2006 2:02 pm
Salah satu Amanah yang lain : Kopi Pahit pun akhirnya jadi juga



